Ya Allah, , ,sesungguhnya penciptaan manusia adalah kehendak dariMu. Dan yang mengendalikan hati manusiapun jg Engkau ya Allah. . .
Namun, rasanya sulit mulut ini mengungkapkan kebenaran untuk seseorang yg pernah mengungkapkan bahwa dirinya benar menaruh perasaan lebih untukku dan mengajak untuk berpacaran. Itu semua bertentangan dg hati nuraniku yg sejak dulu hingga sekarang telah bertekat untuk selalu menjaga diriku dari perbuatan tersebut. Sehingga akupun hanya menjawab dengan senyuman saja.
Hingga diapun menyimpulkan sendiri bahwa aku telah mempunyai pasangan. Lagi-lagi akupun hanya menjawab dengan senyuman dan aku anggap itu hanyalah candaan semata.
Karena aku tidak menginginkan itu. . .dan sekali lagi aku tidak menginginkan hal itu.
Walau sebenarnya sebagai manusia biasa memang terkadang ada perasaan ketertarikan kepada lawan jenis namun aku berusaha untuk menjaga jangan sampai berpacaran. Sebagaimana yang aku tau berpacaran dalam hukum islam tidak diperbolehkan karena dengan berpacaran dapat mendekati perbuatan Zina.
Hal yang menenangka jiwa ketika bercerita dengan orangtua kita, beliau menyadarkan bahwa jodoh, rezeki, dan mati itu sudah diatur oleh Allah sejak kita berada di dalam kandungan dalam Lauhil Mahfud nak. . .jadi janganlah kamu risau dengan keadaanmu sekarang. Jika Allah telah menuliskan dia sebagai jodohmu maka kalian akan bersatu. Perbaiki dirimu, pantaskan untuk mendapatkan jodoh yang sholeh karena jodoh kita adalah cerminan diri kita. Wanita yang baik itu untuk laki-laki yang baik dan wanita yang buruk untuk laki-laki yang buruk juga. .Ikhlaskan apa yang telah terjadi dalam kehidupanmu nak. .jika dia tercipta bukan untukmu.
Masya Allah, ,Tuhan dengan segala kebesaran-Nya, dan kekuasaan-Nya berikanlah yang terbaik untuk kehidupanku.
@maidah asy syafi' 28/01/18